Homo Deus : Buku yang Mengubah Pemikiran Kita tentang Dunia
Biasanya jika sedang masa-masa liburan, kita sering mencari buku-buku yang menarik untuk dibaca untuk mengisi waktu luang. Siapa disini yang suka membaca buku ? Tentu banyak ya. Nah apabila kalian ke Gramedia dan toko buku lainnya, mungkin kalian akan menemukan buku ini
Buku ini sebenarnya adalah buku kedua yang merupakan lanjutan dari buku pertama yang berjudul Sapiens. Secara garis besar, buku pertama menjelaskan alasan manusia hidup, bagaimana manusia hidup, sejarah manusia hingga sampai dapat bertahan hidup sampai sekarang. Buku kedua menjelaskan bagaimana manusia dalam hidup sekarang dan bagaimana manusia mempertahankan hidupnya di masa depan.
Namun, kondisinya, buku ini sangat kontroversial. Di dalam buku ini berisi data dan fakta tentang manusia, dan kemudian membuat teori baru yang hingga pada akhirnya membuat kita mudah mehamami dan menjelaskan ide gitu pada buku tersebut. Salah satunya, buku ini menjelaskan sebenarnya agama itu adalah upaya manusia untuk mengupayakan kestabilan dan sebagainya. Agama itu bagian abstrak yang sifatnya seperti visi misi sebuah organisasi, disana terdapat cita-cita, harapan, dan tanggung jawab.
Semester lalu, sempat bertemu dengan teman yang membaca buku ini. Dia padahal dulunya cukup agamis, namun setelah membaca buku ini seakan dirinya itu mulai menjadi atheis. Dia bahkan berkata "Ada buku Islam ga? Kayanya urang (saya) udah mulai ke kiri". Saat diberi buku islam tentang Tauhid, dia menerimanya dengan baik, namun keesokannya dia malah menyimpannya di tumpukan bukunya. Dia menolak untuk membacanya, karena semakin dia membaca maka pemikirannya makin menjadi-jadi. Akhirnya dia ke Perpustakaan Masjid Salman dan mencari buku yang tepat untuk kembali belajar Islam. Akhirnya dia menemukan buku "Bagaimana Dunia Tanpa Islam" yang ditulis oleh orang Barat. Lalu setelah itu, barulah ia lebih bisa menerima buku-buku Islam. Terakhir, dia membaca buku Minhajul Muslim, dan menghentikan sementara dari membaca buku Homo Deus.
Buku ini sebenarnya adalah buku kedua yang merupakan lanjutan dari buku pertama yang berjudul Sapiens. Secara garis besar, buku pertama menjelaskan alasan manusia hidup, bagaimana manusia hidup, sejarah manusia hingga sampai dapat bertahan hidup sampai sekarang. Buku kedua menjelaskan bagaimana manusia dalam hidup sekarang dan bagaimana manusia mempertahankan hidupnya di masa depan.
Namun, kondisinya, buku ini sangat kontroversial. Di dalam buku ini berisi data dan fakta tentang manusia, dan kemudian membuat teori baru yang hingga pada akhirnya membuat kita mudah mehamami dan menjelaskan ide gitu pada buku tersebut. Salah satunya, buku ini menjelaskan sebenarnya agama itu adalah upaya manusia untuk mengupayakan kestabilan dan sebagainya. Agama itu bagian abstrak yang sifatnya seperti visi misi sebuah organisasi, disana terdapat cita-cita, harapan, dan tanggung jawab.
Semester lalu, sempat bertemu dengan teman yang membaca buku ini. Dia padahal dulunya cukup agamis, namun setelah membaca buku ini seakan dirinya itu mulai menjadi atheis. Dia bahkan berkata "Ada buku Islam ga? Kayanya urang (saya) udah mulai ke kiri". Saat diberi buku islam tentang Tauhid, dia menerimanya dengan baik, namun keesokannya dia malah menyimpannya di tumpukan bukunya. Dia menolak untuk membacanya, karena semakin dia membaca maka pemikirannya makin menjadi-jadi. Akhirnya dia ke Perpustakaan Masjid Salman dan mencari buku yang tepat untuk kembali belajar Islam. Akhirnya dia menemukan buku "Bagaimana Dunia Tanpa Islam" yang ditulis oleh orang Barat. Lalu setelah itu, barulah ia lebih bisa menerima buku-buku Islam. Terakhir, dia membaca buku Minhajul Muslim, dan menghentikan sementara dari membaca buku Homo Deus.

Komentar
Posting Komentar